DOSA-DOSA BESAR
DOSA-DOSA BESAR
Allah berfirman di dalam Al-Qur’an:
“Jika kamu menjauhi
dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya,
niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan
Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).” (QS. An-Nisa’ :31)
Dosa, menurut Islam adalah perbuatan
buruk yang tidak saja akan berakibat negatif, baik terhadap ruhani
individu pelakunya, namun juga terhadap masyarakat. Perbuatan dosa
dilarang karena bersifat merusak dan menghancurkan. Ia menyebabkan
pertengkaran antara manusia, mengkasarkan hati, menjauhkan manusia dari
Tuhan, merusak alam dan menghancurkan masyarakat.
Di dalam Islam terdapat dosa-dosa
besar dan dosa-dosa kecil. Pembagian ini disebabkan oleh besar dan
kecilnya dampak atau pengaruh dosa bagi pelaku dan masyarakat (hati
manusia dan masyarakat). Mari coba kita gali lebih jauh lagi di antara
dosa-dosa besar tersebut:
Pertama, syirik kepada Allah swt
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’: 48)
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’: 48)
Kedua, berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.
“Hai anak-anakku,
pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan
jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus
asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (QS. Yusuf: 87).
Ketiga, merasa aman dari ancaman Allah SWT.
“Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raaf: 99)
Keempat, berbuat durhaka kepada kedua orang tua.
Dalam sebuah hadist dari Abdullah
bin Amru bin Ash ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Di antara
dosa-dosa besar, yaitu memaki kedua orang tua. Para sahabat bertanya:
Wahai Rasulullah, bagaimana seseorang dapat memaki kedua orang tuanya?
Rasulullah saw. menjawab: Dia memaki bapak orang lain, lalu orang lain
itu memaki bapaknya. Dia memaki ibu orang lain, lalu orang lain itu
memaki ibunya. (HR. Muslim)
Kelima, membunuh seorang muslim tanpa hak
Allah berfirman dalam Al-Quran surat
An-Nisa ayat 93, yang artinya “Dan barangsiapa yang membunuh seorang
mu’min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di
dalamnya.” (QS. An Nisaa: 93).
Keenam, menuduh wanita baik-baik berbuat zina.
Allah SWT berfirman “Sesungguhnya
orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi
beriman (berbuat zina), mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan
bagi mereka azab yang besar.” (QS. An-Nuur: 23)
Ketujuh, memakan uang riba.
Allah SWT berfirman ” Orang-orang yang
makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya
orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan
mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata
(berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal
Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang
yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti
(dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu
(sebelum datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang
yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah
penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di
dalamnya.” (QS. Al Baqarah: 275)
Kedelapan, lari dari medan pertempuran.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang
oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari
serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang
melarikan diri dari pertempuran itu. tentang hal ini Allah SWT
berfirman:
“Barangsiapa yang
membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk
(siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain,
maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari
Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat
kembalinya”. (QS. Al-Anfaal: 16)
Kesembilan, memakan harta anak yatim
“Sesungguhnya
orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya
mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam
api yang menyala-nyala (neraka).” (QS. An Nisaa: 10)
Kesepuluh, berbuat zina.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Israa’ : 32)
Demikianlah beberapa di antara
dosa-dosa besar yang harus kita jauhi dan hindari sesuai dengan
keterangan nash Al-Qur’an. Adapun dosa-dosa besar lainnya adalah
menyembunyikan persaksian, sumpah palsu, berbuat khianat atas harta
pampasan perang, meminum khamar (minuman keras), meninggalkan shalat,
melanggar perjanjian dan memutuskan tali silaturahmi.
SumberL:Lazuardi Birru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar